Bangun Daerah Dari Akar, Bacabup Seruyan Ini Usung Konsep “SABAR”

Img 20240705 Wa0028

Suarabaca.com, Seruyan—Menjelang pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) bulan November 2024 mendatang, baik partai politik (parpol) maupun individu mulai mengusung sosok ke permukaan publik yang siap menahkodai Kabupaten Seruyan lima tahun kedepannya.

Tidak terkecuali Akhmad Pajriannor, seorang putera daerah Bumi Gawi Hatantiring yang akrab disapa H Pajri yang siap dan telah memantapkan diri untuk bertarung dalam kontestasi Pilkada tahun 2024 mendatang demi mewujudkan Kabupaten Seruyan yang kuat dan sejahtera dari akarnya.

Saat berdiskusi dengan Suarabaca.com, H Pajri mengatakan, bahwasanya alasan utama Ia maju dalam Pilkada tahun ini ialah meningkatnya angka kemiskinan yang mencapai tujuh (7) persen, 40 persen penduduk menjadi pengangguran, tidak terkelolanya Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan baik, serta sistem pemerintahan yang sarat dengan unsur kepentingan sepihak.

“Saya mengerti, bahwa keputusan ini tidaklah mudah bagi saya. Menahkodai suatu daerah, tentunya, ada kemaslahatan orang banyak di sana. Akan tetapi, jika saya hanya berdiam diri sementara banyak pihak yang meminta saya untuk menahkodai Bumi Gawi Hatantiring ini kedepannya, maka saya akan maju,” katanya, Jumat (5/7/2024).

Dirinya menjelaskan, adapun konsep besar yang akan diusungnya sebagai Bakal Calon Bupati (Bacabup) Seruyan, yaitu SABAR yang artinya Sejahtera, Amanah, Berdaya Saing, Aman, dan Rukun.

“Kalau akarnya saja tidak Sejahtera, maka jangan harap kesejahteraan akan terwujud di daerah kita. Kalau pimpinan dan pejabatnya saja tidak Amanah, maka jangan harap pemerintahan akan sehat. Kalau daerah ini tidak Berdaya Saing, maka jangan harap akan datang kemajuan. Kalau situasi dan kondisi sosial dan ekonominya tidak Aman, maka jangan harap daerah ini mampu mencetak generasi emas. Dan, kalau semua pihak tidaklah Rukun, maka apa yang dicita-citakan selama ini akan sia-sia saja atau tidak membuahkan apapun,” jelasnya.

Oleh karena itu, Ia berharap, dengan membangun daerah dari akar, maka akan tercipta SDM yang kuat dan kompeten yang kemudian diimbangi dengan memberikan peluang investasi yang lebih luas untuk dapat membersamai pemerintah dalam mengelola SDA yang sangat kaya dan melimpah.

“Kemudian, saya juga berharap, konsep SABAR ini dapat terwujud dengan tumbuhnya kepercayaan masyarakat kepada saya. Karena, bagi saya, masyarakat adalah elemen utama di suatu daerah yang mestinya diprioritaskan. Kemudian, barulah infrastruktur, dan sebagainya. Saya berasal dari keluarga sederhana, jadi saya akrab dengan kemiskinan. Jadi, tidak ada kata mundur dalam hidup saya. Daerah ini harus maju, karena memang sudah selayaknya begitu,” pungkasnya. (ed)

Pos terkait